KDM tak ingin Jabar jadi juara pinjol dan judol, warga diminta ubah kebiasaan kelola uang!

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KDM tak ingin Jabar jadi juara pinjol dan judol, warga diminta ubah kebiasaan kelola uang!

Minggu, 01 November 2026 | November 01, 2026 WIB Last Updated 2026-11-01T14:21:55Z
BERITANEWS44.COM,Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengajak masyarakat mengubah kebiasaan dalam mengelola keuangan. Ia secara khusus mengingatkan warga agar tidak terjebak pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol).

Menurut KDM, persoalan pinjol dan judol harus menjadi perhatian bersama karena dapat membebani kondisi ekonomi masyarakat dan keluarga.

Ajakan tersebut disampaikan dalam puncak acara Bulan Inklusi Keuangan (BIK) FinExpo 2026 di TSM Mall Bandung, Kamis (29/10/2026).

KDM secara tegas berharap Jawa Barat tidak lagi berada di posisi pertama dalam persoalan pinjaman online maupun judi online di Indonesia.

“Pesan saya adalah seluruh warga Jabar, agar Jabar tidak menjadi ranking pertama pinjol di Indonesia. Tidak jadi ranking pertama judol di Indonesia,” tegasnya.

Ia menilai, salah satu persoalan yang membuat masyarakat terjerat utang adalah kebiasaan mengeluarkan uang demi gengsi dan mengikuti tuntutan lingkungan.

KDM mencontohkan masyarakat yang rela meminjam puluhan juta rupiah hanya untuk membiayai hajatan pernikahan anak.

Padahal, setelah acara selesai, keluarga masih harus menghadapi kebutuhan hidup lainnya yang tidak kalah besar.

Selain mengajak masyarakat mengubah pola pengeluaran, KDM juga menyoroti pentingnya peran negara dalam melindungi masyarakat.

Menurutnya, negara harus memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan ketika sakit dan memperoleh akses pendidikan bagi anak-anaknya.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak sampai kehilangan aset produktif seperti sawah dan kebun hanya untuk membiayai kebutuhan kesehatan maupun pendidikan.

Sementara itu, kegiatan FinExpo 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi salah satu 

momentum untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

KDM berharap masyarakat Jawa Barat semakin cerdas mengelola pendapatan, tidak mudah tergoda judi online, serta 

tidak menjadikan pinjaman sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan yang sebenarnya bisa direncanakan.
×
Berita Terbaru Update