KDM siapkan bantuan kuliah untuk 1.000 anak miskin Jabar di ITB

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KDM siapkan bantuan kuliah untuk 1.000 anak miskin Jabar di ITB

Senin, 02 November 2026 | November 02, 2026 WIB Last Updated 2026-11-02T06:41:44Z
BERITANEWS44.COM,Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan program bantuan pendidikan bagi 1.000 anak dari keluarga kurang mampu di Jawa Barat agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Program tersebut dirancang sebagai salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menilai biaya pendidikan masih menjadi salah satu beban bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Tidak sedikit orang tua yang harus mengorbankan aset atau harta benda demi membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Melalui bantuan pendidikan yang direncanakan tersebut, Pemprov Jabar berharap anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa membebani kondisi ekonomi keluarga.

Rencana itu disampaikan KDM dalam acara Financial Expo (FinExpo) 2026 yang berlangsung di Trans Studio Mall Bandung, Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema Inklusi Keuangan Cerdas Menuju Indonesia Emas.

KDM menekankan bahwa jaminan pendidikan merupakan salah satu langkah penting untuk membantu keluarga keluar dari lingkaran kemiskinan. Menurutnya, kesempatan mengenyam pendidikan tinggi dapat membuka peluang bagi 

generasi muda untuk meningkatkan taraf hidup pada masa mendatang.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, orang tua diharapkan tidak perlu menjual aset atau mengorbankan sumber penghidupan keluarga demi membayar biaya kuliah anak.

Program ini juga diarahkan untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Jawa Barat dalam meraih pendidikan yang lebih tinggi.

Meski demikian, rincian teknis program, termasuk mekanisme seleksi penerima, persyaratan akademik dan ekonomi, serta jadwal pelaksanaannya, masih perlu menunggu penjelasan lebih lanjut dari pemerintah provinsi.

Selain merancang bantuan pendidikan bagi 1.000 calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu, KDM juga menyampaikan rencana dukungan pendidikan lanjutan bagi lulusan terbaik ITB.

Dalam skema yang disampaikan, sebanyak 10 lulusan terbaik jenjang sarjana (S1) akan memperoleh bantuan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2).

Selanjutnya, 10 lulusan terbaik program magister (S2) juga direncanakan 

mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan doktoral (S3).

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya sumber daya 

manusia unggul yang memiliki keahlian dan kompetensi untuk berkontribusi terhadap pembangunan Jawa Barat.

KDM menjelaskan, bidang studi penerima bantuan pendidikan lanjutan akan dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan daerah.

"Jurusannya (penerima beasiswa) yang memiliki relevansi dengan pertumbuhan dan teknokrasi pembangunan di Jabar," ujar KDM.

Dengan pendekatan tersebut, bantuan pendidikan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap perguruan tinggi, tetapi juga untuk menyiapkan tenaga ahli yang dapat mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Rencana pemberian bantuan pendidikan ini menjadi salah satu upaya yang 

diarahkan untuk memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat Jawa Barat, terutama mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

Apabila terealisasi sesuai rencana, program tersebut berpotensi membantu 

lebih banyak calon mahasiswa mengakses pendidikan tinggi sekaligus memberikan kesempatan bagi lulusan terbaik untuk mengembangkan kompetensi hingga jenjang pascasarjana.

Namun, keberhasilan pelaksanaannya akan bergantung pada kejelasan skema pendanaan, kriteria penerima, transparansi seleksi, serta keberlanjutan dukungan pendidikan.

Hingga informasi ini disusun, rincian pelaksanaan program yang mencakup 1.000 calon mahasiswa dan beasiswa lanjutan bagi lulusan terbaik ITB belum dijelaskan secara terperinci dalam bahan yang tersedia.

Publik masih menantikan informasi resmi mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, dan waktu pelaksanaan agar calon penerima dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti program tersebut.


×
Berita Terbaru Update