BERITANEWS44.COM,Kreator konten Willie Salim kembali menjadi perbincangan publik setelah menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Jakarta.
Willie membagikan foto momen perayaan Sumpah Pemuda bersama Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad melalui media sosial.
Acara yang diselenggarakan Polda Metro Jaya tersebut berlangsung sehari setelah aksi demonstrasi mahasiswa.
Kehadiran Willie Salim dalam acara itu justru memicu kritik dan hujatan dari warganet hingga sejumlah figur publik.
Di tengah kegaduhan tersebut, Willie Salim menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya.
Ia menjelaskan ehadirannya hanya untuk memenuhi undangan dan tidak terlibat dalam penyelenggaraan acara.
"Saya hadir karena mendapatkan undangan. Saya tidak terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta acara, serta tidak menerima bayaran ataupun imbalan dalam bentuk apa pun," tulis Willie Salim.
Ia juga mengakui kurang teliti dalam memahami keseluruhan konteks kegiatan yang dihadirinya.
"Dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf atas kurangnya ketelitian saya dan kekecewaan yang timbul dari kehadiran saya. Hal ini menjadi
pembelajaran berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijak, dan bertanggung jawab ke depannya," sambungnya.
Sebelum kontroversi kehadirannya dalam acara Sumpah Pemuda, Willie Salim juga pernah menjadi sorotan akibat konten memasak rendang di Palembang.Buka Komunitas
Dalam konten tersebut, Willie memasak rendang menggunakan 200 kilogram daging sapi yang disebut bernilai Rp50 juta.
Namun, rendang yang belum matang sepenuhnya itu ludes diambil warga ketika Willie pergi ke toilet.
Willie memperlihatkan ekspresi terkejut karena masakan bernilai puluhan juta rupiah tersebut hilang dalam waktu singkat.
Unggahan itu kemudian memicu reaksi negatif warganet. Sejumlah pengguna media sosial bahkan melontarkan hujatan kepada masyarakat Palembang.
Kontroversi semakin berkembang setelah muncul dugaan bahwa konten tersebut telah diatur atau merupakan settingan.
Dugaan itu mencuat setelah pihak kepolisian menyebut tim Willie tidak melakukan pencegahan terhadap warga yang mengambil rendang.
Polisi menilai Willie sengaja meninggalkan area sehingga rendang tersebut diambil warga.
Tidak adanya rekaman video yang memperlihatkan warga berdesakan mengambil rendang turut memperkuat dugaan rekayasa.
Menanggapi polemik tersebut, Willie Salim akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Palembang.
Ia mengaku melakukan kesalahan karena kurang melakukan persiapan saat memasak rendang dalam jumlah besar.
Selain dua kontroversi tersebut, Willie Salim juga pernah menuai kritik setelah mengungkapkan ambisinya untuk mengalahkan MrBeast.
Willie meminta dukungan masyarakat Indonesia untuk mengejar jumlah pengikut atau followers MrBeast. Namun, ambisi tersebut mendapat kritik dari kreator konten Ferry Irwandi.
Ferry menilai jumlah pengikut di media sosial hanya menjadi kebanggaan pribadi dan bukan ukuran utama keberhasilan seorang kreator konten.
Ferry juga mengkritik klaim Willie yang mengaku memperoleh pendapatan Rp1 miliar saat melakukan siaran langsung di TikTok.
Ia mengungkapkan kontak bisnis Willie mengonfirmasi tarif atau rate card siaran langsung tersebut sebesar Rp35 juta per jam.
Tidak hanya soal pendapatan, Ferry turut menyoroti klaim zero to hero serta pernyataan Willie mengenai mental pengemis masyarakat.
Sementara itu, Willie Salim pernah mengaku takut keluar rumah karena kerap dimintai telepon genggam secara nekat oleh para pengikutnya.