BERITANEWS44.COM,Memasuki musim penghujan, masyarakat Kabupaten Bandung Barat (KBB) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengatakan, hampir seluruh wilayah di KBB memiliki kerawanan terhadap bencana, terutama ketika intensitas hujan meningkat.
Menurutnya, ancaman yang perlu diantisipasi tidak hanya banjir, tetapi juga tanah longsor, pergerakan tanah hingga angin puting beliung.
"Semua wilayah berpotensi mengalami bencana, baik banjir, tanah longsor, pergerakan tanah, angin puting beliung maupun bencana lainnya," ujar Jeje, Rabu (4/11/2026).
Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mulai memperkuat langkah mitigasi dengan meningkatkan koordinasi bersama berbagai unsur terkait.
Jeje menyebut, kesiapsiagaan juga diperkuat melalui sinergi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di sejumlah wilayah.
"Kami bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung Barat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana yang terjadi," katanya.
Selain memperkuat koordinasi lintas sektor, Jeje mengaku telah meminta seluruh aparat kewilayahan untuk meningkatkan pengawasan terhadap kondisi lingkungan masing-masing.
Kecepatan penanganan saat bencana terjadi dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menekan risiko serta mencegah jatuhnya korban maupun kerugian yang lebih besar.
"Aparat hingga tingkat wilayah agar selalu siaga dalam menghadapi bencana untuk meminimalisir dampak yang lebih buruk," tegasnya.
Jeje pun mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Warga diminta tetap tenang, mengenali potensi bahaya
di lingkungan sekitar, serta segera menyampaikan laporan apabila menemukan kondisi yang berisiko.
"Warga diimbau tetap tenang dan waspada. Apabila ada sesuatu segera lapor kepada petugas setempat," tandasnya.