Banjir bandang terjang Cipaganti, 34 rumah terdampak akibat tanggul cikalintu jebol

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Banjir bandang terjang Cipaganti, 34 rumah terdampak akibat tanggul cikalintu jebol

Minggu, 01 November 2026 | November 01, 2026 WIB Last Updated 2026-11-01T04:39:26Z
BERITANEWS44.COM,Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandung dan sekitarnya sejak Jumat (30/10/2026) sore hingga malam memicu luapan Sungai Cikalintu.

Debit air yang melonjak hebat mengakibatkan tanggul penahan sungai yang sedang dalam proses pengerjaan jebol dan merendam permukiman warga di Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 hingga 19.30 WIB tersebut menyebabkan air sungai meluap secara mendadak dan menerjang rumah-rumah warga di kawasan RW 01 dan RW 02.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, tercatat sebanyak 34 rumah terdampak dengan total 114 warga terdampak.

Selain merendam puluhan unit bangunan, luapan air deras berarus kencang ini juga merusak struktur tempat tinggal warga.

BPBD mencatat tiga unit rumah mengalami kerusakan, dengan rincian dua rumah rusak berat akibat tembok ambruk diterjang material proyek serta arus air, dan satu rumah rusak ringan.

Ketinggian air banjir dilaporkan bervariasi mulai dari setinggi lutut hingga setinggi dada orang dewasa.

Pemicu Bencana dan Evaluasi Aliran Hulu

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, menjelaskan bahwa penyebab utama meluapnya Sungai Cikalintu adalah tingginya debit air dari kawasan hulu di Lembang yang tidak mampu ditampung oleh turap sungai yang sedang dikerjakan.

Selain masalah pengerjaan fisik, ia menyoroti persoalan struktural yang telah berlangsung lama, yaitu belum tersedianya sistem pengalihan debit air di bagian hulu sungai.

Tekanan arus air yang besar dari bagian atas secara terus-menerus memberikan beban berat pada dinding penahan sungai saat hujan lebat turun.

Penanganan Darurat dan Langkah Pemulihan

Sejak Sabtu (31/10/2026) pagi, warga setempat bersama jajaran Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, tim Linmas, petugas Gober, serta personel BPBD bahu-membahu membersihkan sisa material lumpur dan puing banjir.

Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah menyalurkan bantuan logistik darurat berupa beras, mi instan, dan minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan dapur umum warga selama proses pembersihan lingkungan.

Sebagai langkah penanganan darurat jangka pendek terhadap risiko hujan susulan, petugas memasang karung pasir dan membuat dinding penahan sementara pada tebing tanggul yang jebol.

 

×
Berita Terbaru Update