Viral! Pria di bandung barat nyaris diamuk massa, diduga edarkan uang palsu rp100 ribu

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Viral! Pria di bandung barat nyaris diamuk massa, diduga edarkan uang palsu rp100 ribu

Selasa, 27 Oktober 2026 | Oktober 27, 2026 WIB Last Updated 2026-10-27T17:12:33Z
BERITANEWS44.COM,Seorang pria berusia 43 tahun nyaris menjadi sasaran amukan warga setelah diduga mencoba mengedarkan uang palsu di Kampung Babakan Garut, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (25/10/2026) sore.

Pria tersebut sempat dikejar dan diamankan warga setelah aksinya terbongkar. Peristiwa itu kemudian menjadi perhatian publik setelah rekaman video saat terduga pelaku dikerumuni massa beredar luas di media sosial. Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk mengamankan pria tersebut.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, polisi menerima informasi mengenai seorang pria yang diduga hendak mengedarkan uang palsu di wilayah Ngamprah.

"Betul kami terima informasi seorang pria diamankan karena mau mengedarkan uang palsu, kejadiannya Minggu (25/10) sore kemarin," kata Gofur saat ditemui, Senin (26/10/2026).

Terduga pelaku diketahui bernama Sandy Sugiyana (43), warga Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Ia diduga menggunakan modus berbelanja di warung untuk mendapatkan uang kembalian asli dari pembayaran menggunakan uang palsu.

Gofur menjelaskan, Sandy awalnya mendatangi warung milik seorang perempuan bernama Titi. Di tempat tersebut, ia membeli rokok dan kopi dengan total harga Rp12 ribu. Namun, 

pembayaran dilakukan menggunakan uang palsu pecahan Rp100 ribu.

Pemilik warung yang tidak menyadari uang tersebut palsu kemudian memberikan uang kembalian sebesar Rp88 ribu kepada pelaku.

"Awalnya itu pelaku berbelanja di warung milik Titi membeli rokok dan kopi senilai Rp12 ribu, lalu pelaku membayar dengan uang palsu pecahan Rp100 ribu. Kemudian pelaku menerima uang kembalian sebesar Rp88 ribu dan pergi menggunakan sepeda motor," ujar Gofur.

Kecurigaan muncul setelah transaksi selesai. Pemilik warung kemudian meminta cucunya memeriksa keaslian uang yang diterima dari Sandy. Setelah diketahui diduga palsu, korban langsung berteriak meminta bantuan warga untuk mengejar pria tersebut.

Warga berhasil menghentikan Sandy sebelum ia pergi terlalu jauh dari lokasi kejadian. Situasi sempat memanas ketika sejumlah warga berkerumun mengelilingi terduga pelaku.

"Jadi diamankan sebelum terlalu jauh dari lokasi, warga berkerumun setelah mengetahui pelaku hendak mengedarkan uang palsu. Karena situasi chaos, lalu warga melapor ke Polsek Padalarang, sampai akhirnya pelaku diamankan," kata Gofur.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga Sandy bukan kali pertama melakukan aksi serupa. Ia disebut pernah menggunakan modus yang sama di kawasan Cimindi, perbatasan Kota Cimahi dan Kota Bandung.

Dalam kedua kejadian tersebut, pelaku diduga bertransaksi menggunakan uang palsu pecahan Rp100 ribu untuk memperoleh uang kembalian asli. Meski demikian, polisi masih menyelidiki asal-usul uang palsu yang digunakan.


×
Berita Terbaru Update