BERITANEWS44.COM,Medan tebing yang terjal, akses menanjak curam, serta hembusan angin kencang menjadi kendala tim gabungan dalam memadamkan kebakaran lahan di
kawasan Gunung Putri, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.
Keterbatasan peralatan pemadaman turut menyulitkan petugas saat menangani kebakaran yang melanda Blok Cisakti,
Kampung Cimuncang RT 03 RW 07. Meski demikian, tim gabungan berhasil
menjinakkan sekitar 95 persen kobaran api yang membakar lahan seluas kurang lebih dua hektare.
Kepala BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, mengatakan petugas
menggunakan sistem penyekatan untuk menghambat perambatan api agar tidak semakin meluas ke vegetasi di sekitarnya.
Upaya tersebut dilakukan bersama BPBD Kabupaten Garut, unsur TNI-Polri, pemerintah desa, dan warga setempat.
Kebakaran diketahui mulai terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan asesmen cepat di lapangan, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai dua hektare.
Walaupun sebagian besar api telah padam, penanganan belum dinyatakan selesai. Sekitar lima persen sisa kebakaran masih berupa bara yang bersembunyi di tunggul-tunggul pohon kaliandra.
Bara tersebut berpotensi menyala kembali dan memicu kebakaran susulan, terutama ketika tertiup angin. Karena itu, petugas masih bersiaga untuk mencari dan mendinginkan sisa bara.
Teten menegaskan pemantauan kawasan akan terus dilakukan hingga akhir Oktober untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Pengawasan perlu terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala dan meluas ke area sekitarnya,” ujarnya, Selasa (27/10).
Tim gabungan berkomitmen melanjutkan penanganan sampai seluruh titik api dan bara dipastikan padam sehingga kawasan Gunung Putri kembali aman.