BERITANEWS44.COM,Bencana tanah longsor mengancam permukiman warga di Kampung Cisarua Hilir, RT 004/RW 003, Desa Sadangmekar, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Sedikitnya 10 rumah yang dihuni 11 kepala keluarga (KK) berada dalam zona ancaman longsoran.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB, Yoga Ali Imbran, mengatakan longsor terjadi pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Berdasarkan hasil asesmen, longsoran memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan lebar mencapai 40 meter.
Kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi mengalami pergerakan susulan. Petugas juga menemukan retakan tanah sepanjang kurang lebih 50 meter di sekitar area longsor.
"Longsoran mengancam 10 rumah dengan jumlah 11 KK. Saat ini, penghuni satu rumah yang ditempati Pak Eyep dan Ma Ari sudah mengungsi ke rumah kerabat," kata Yoga saat dikonfirmasi.
BPBD menduga longsor dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut. Kondisi tanah yang relatif labil turut meningkatkan risiko pergerakan tanah di sekitar permukiman.
Yoga mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan segera menjauh dan mengungsi ke rumah kerabat terdekat apabila hujan kembali turun. Warga juga diminta memperhatikan tanda-tanda pergerakan tanah, termasuk retakan yang semakin meluas.
Pengurus lingkungan diminta meningkatkan kewaspadaan dengan mengadakan ronda malam untuk memantau kondisi di sekitar titik longsor.
BPBD mengingatkan ancaman longsor susulan masih perlu diwaspadai
mengingat retakan tanah yang ditemukan cukup panjang dan kondisi tanah belum stabil.