Ina Liem Sempat Bela Gibran Dalam Polemik Ijazah, Kini Malah Desak Gibran Mundur Dari Wapres

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ina Liem Sempat Bela Gibran Dalam Polemik Ijazah, Kini Malah Desak Gibran Mundur Dari Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | Oktober 31, 2026 WIB Last Updated 2026-10-31T03:30:34Z

BERITANEWS44.COM,Nama konsultan pendidikan Ina Liem kembali menjadi sorotan setelah 

menyatakan setuju apabila Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya. Pernyataan tersebut cukup menarik perhatian karena sebelumnya Ina hadir sebagai ahli pendidikan yang dihadirkan pihak Gibran dalam 

persidangan sengketa terkait persyaratan pendidikan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Melalui akun Instagram @inalim18, Sabtu (31/10/2026), Ina menanggapi komentar warganet yang mendesak Gibran mundur apabila memiliki moral. Alih-alih menolak desakan tersebut, Ina justru menyatakan setuju jika Gibran benar-benar mengundurkan diri.

“Saya justru setuju kalau Mas Gibran mundur supaya akhirnya rakyat bisa melihat siapa sih dalang di balik isu ijazah ini?” ujar Ina.

Namun, persetujuan tersebut disertai pertanyaan mengenai pihak yang menurutnya berambisi mengambil alih 

kursi wakil presiden. Ia mempertanyakan siapa yang ingin menduduki jabatan tersebut tanpa memperoleh mandat langsung dari rakyat.

Ina juga menyinggung putusan Mahkamah Agung (MA) terkait surat keterangan penyetaraan pendidikan Gibran. Menurutnya, surat keterangan yang dinyatakan tidak sah tidak serta-merta 

membuat jabatan wakil presiden yang saat ini diduduki Gibran menjadi tidak sah.

“Surat keterangan tidak sah bukan otomatis berarti jabatan Wapres tidak sah,” tegasnya.

Sebelumnya, Ina Liem menjadi perhatian setelah memberikan keterangan sebagai ahli pendidikan dalam sidang di MK pada 1 Oktober 2026. Ia menjelaskan jalur pendidikan Gibran melalui UTS Insearch 

dan Management Development Institute of Singapore (MDIS), termasuk persoalan administrasi pendidikan luar negeri dan mekanisme penyetaraannya.

Pernyataan terbaru Ina kini menambah panjang polemik seputar Gibran. Meski 

menyatakan setuju jika Gibran mundur, Ina justru mempertanyakan siapa pihak yang akan mengambil alih kursi wakil presiden apabila desakan tersebut benar-benar terwujud.
×
Berita Terbaru Update