BERITANEWS44.COM,Aksi pembegalan menimpa seorang perempuan berinisial LR di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Korban diserang dua pria tak dikenal saat dalam perjalanan pulang setelah mengambil uang gaji dari bank, Sabtu (31/10/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.50 WIB tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Berdasarkan penuturan korban, kejadian bermula ketika dirinya meninggalkan salah satu bank di Jalan Raya Lembang.
"Dalam perjalanan, LR merasa ada dua pria yang berboncengan sepeda motor terus membuntutinya. Merasa curiga, korban mencoba menghindari keduanya dengan berbelok masuk ke sebuah gang," papar Kanit Reskrim Polsek Lembang, AKP Yuhadi saat dikonfirmasi.
Namun, keputusan tersebut justru membawanya ke lokasi yang relatif lengang. Kedua pria itu kemudian
mendekati dan memepet sepeda motor korban sebelum memaksanya berhenti.
Tanpa banyak kesempatan untuk menghindar, LR menghentikan
kendaraannya. Kedua pelaku langsung beraksi dengan merampas tas miliknya. Korban sempat berusaha
mempertahankan barang berharganya, tetapi justru mendapat serangan menggunakan senjata tajam.
"Akibatnya, tangan LR mengalami luka sabetan. Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga membenturkan kepala korban ke tiang listrik ketika dirinya menolak menyerahkan kunci remote sepeda motor," jelasnya.
Korban kemudian berteriak meminta pertolongan. Teriakannya mengundang perhatian warga yang keluar dari rumah. Menyadari aksinya diketahui orang lain, kedua pelaku buru-buru kabur meninggalkan lokasi.
Keduanya berhasil membawa tas dan dompet milik korban yang berisi uang hasil pengambilan gaji dari bank senilai Rp1,5 juta.
Yuhadi mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi pembegalan tersebut dengan mendatangi korban untuk meminta keterangan lebih lanjut.
Meski demikian, ia mengimbau korban agar segera membuat laporan polisi secara resmi supaya kasus tersebut dapat diproses.
"Terkait kejadian tersebut akan kami tindaklanjuti, namun kami imbau korban agar membuat laporan resmi ke Polsek Lembang terkait apa yang dialami," kata Yuhadi.