Resmi Tersangka! Skandal Sadap Presiden Seret Listyo Sigit hingga Ahrie Sonta, Penyidik KPK Terlibat?�

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Resmi Tersangka! Skandal Sadap Presiden Seret Listyo Sigit hingga Ahrie Sonta, Penyidik KPK Terlibat?�

Selasa, 03 November 2026 | November 03, 2026 WIB Last Updated 2026-11-03T13:27:10Z

BERITANEWS44.COM,JAKARTA — Skandal penyadapan tingkat tinggi yang menargetkan Presiden Prabowo Subianto dan Seskab Teddy Indra Wijaya kini memasuki babak baru yang 

jauh lebih menggemparkan. Penangkapan sejumlah jenderal polisi tak berhenti di sel Mako Brimob, melainkan bersiap memicu 'tsunami' baru di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Pasalnya, sejumlah aparat kepolisian yang kini berstatus sebagai penyidik aktif di lembaga antirasuah tersebut 

teridentifikasi ikut terseret dalam pusaran operasi spionase ilegal ini.

Bola salju skandal ini bergulir makin liar usai sejumlah nama besar petinggi Polri resmi ditetapkan sebagai tersangka. Sumber Afu.id secara mengejutkan membeberkan deretan nama top 

kepolisian, mulai dari Listyo Sigit Prabowo (LSP), Slamet Uliandi, Nunung Syaifuddin, Eko Hadi Santoso, hingga Ahrie Sonta. 

"Sudah, sudah resmi dinyatakan sebagai tersangka," tegas sumber tersebut, Selasa (3/11/2026). 

Tak hanya deretan jenderal, seorang perwira menengah berpangkat Kombes berinisial FR dan empat polisi bawahan juga ikut menyandang status tersangka atas aksi nekat menyadap dari markas rahasia di Kompleks Widya Chandra.

Sinyal keruntuhan sindikat ini makin menguat dengan bocornya tangkapan layar percakapan grup WhatsApp di 

kalangan internal Polri. Pesan berantai itu menyebutkan Irjen Pol Eko Hadi Santoso dan Irjen Pol Ahrie Sonta telah dijebloskan ke sel tahanan Mako Brimob Kelapa Dua. 

Sementara Listyo Sigit dan seorang perwira lainnya disebut masih menjalani pemeriksaan maraton. Meski nama-nama raksasa telah berjatuhan, Mabes Polri 

hingga kini masih menyimpan rapat detail konstruksi perkaranya. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir sebelumnya hanya melempar janji bahwa pihaknya akan segera membuka tuntas kotak pandora ini ke hadapan publik.
×
Berita Terbaru Update