Menko Sugiono Akui MBG Tak Cukup Atasi Stunting, Perlu Perbaikan Lingkungan dan Fasilitas Dasar

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menko Sugiono Akui MBG Tak Cukup Atasi Stunting, Perlu Perbaikan Lingkungan dan Fasilitas Dasar

Senin, 02 November 2026 | November 02, 2026 WIB Last Updated 2026-11-02T14:06:37Z

BERITANEWS44.COM,Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mengakui program Makan Bergizi 

Gratis (MBG) tidak cukup untuk mengatasi persoalan stunting di Indonesia. Pengakuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persoalan gagal 

tumbuh pada anak tidak bisa diselesaikan hanya dengan membagikan makanan bergizi, meskipun program tersebut menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan itu disampaikan Sugiono setelah meninjau sejumlah titik stunting di Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan keluarga yang memiliki balita stunting masih tinggal di lingkungan dengan kondisi rumah dan sanitasi memprihatinkan.

Sugiono menjelaskan, stunting tidak semata-mata disebabkan kurangnya asupan gizi. Kondisi lingkungan, ketersediaan air bersih, sanitasi, dan 

kualitas tempat tinggal juga berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Karena itu, penanganannya membutuhkan intervensi lebih luas daripada sekadar pemberian makanan melalui program MBG.

Menurutnya, pemerintah perlu mengevaluasi pendekatan penanganan stunting dengan memperbaiki kualitas 

hidup keluarga secara menyeluruh. Program pemenuhan gizi bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetap diperlukan, tetapi harus disertai perbaikan lingkungan tempat tinggal dan fasilitas dasar masyarakat.

Pengakuan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan program MBG tidak semestinya hanya diukur dari banyaknya porsi makanan yang dibagikan atau jumlah penerima manfaat. Dengan 

anggaran negara yang besar, masyarakat berhak mendapatkan hasil nyata berupa perbaikan kualitas kesehatan anak, penurunan angka stunting, serta akses terhadap air bersih, sanitasi dan tempat tinggal yang layak.
×
Berita Terbaru Update