Listyo Sigit Sadap Presiden dan Menteri Pakai Alat Buatan Israel

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Listyo Sigit Sadap Presiden dan Menteri Pakai Alat Buatan Israel

Kamis, 05 November 2026 | November 05, 2026 WIB Last Updated 2026-11-05T13:02:38Z


BERITANEWS44.COM,Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo semakin 

menjadi sorotan. Di tengah proses hukum yang berjalan, muncul informasi mengenai dugaan penggunaan perangkat pengintai canggih buatan Israel dalam operasi penyadapan tersebut.

Perangkat yang menjadi sorotan disebut-sebut berkaitan dengan teknologi spyware Pegasus maupun Predator yang 

dikembangkan perusahaan asal Israel. Sejumlah pemberitaan mengungkap bahwa Indonesia pernah memiliki akses terhadap teknologi pengawasan digital dari perusahaan Israel melalui perantara di Singapura.

Laporan mengenai jejak pengadaan teknologi pengawasan tersebut kembali mencuat setelah Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyadapan terhadap nomor telepon Presiden 

Prabowo, sejumlah menteri, tokoh politik, jurnalis, aktivis, hingga pengusaha pada periode 2025-2026.

Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik menyebut nomor-nomor target dimasukkan ke dalam sistem Lawful 

Interception Management System (LIMS) tanpa melalui prosedur verifikasi yang semestinya. Penyidik juga menemukan dugaan penghapusan data log 

penyadapan untuk menghilangkan jejak aktivitas tersebut.

Namun, hingga Kamis (5/11/2026), belum ada konfirmasi resmi bahwa perangkat buatan Israel, termasuk Pegasus atau Predator, digunakan secara langsung 

dalam penyadapan Presiden Prabowo dan para menteri. LIMS sendiri merupakan sistem pengelolaan intersepsi yang berbeda dari spyware yang ditanamkan langsung ke perangkat telepon.

Kasus ini kini membuka pertanyaan besar mengenai siapa yang mengendalikan teknologi pengawasan negara, siapa saja yang menjadi target, serta ke mana data hasil penyadapan disalurkan. Publik juga menunggu pengungkapan apakah 

pengadaan perangkat pengintai dari luar negeri memiliki kaitan langsung dengan dugaan penyadapan ilegal yang menjerat Listyo Sigit dan dua jenderal polisi lainnya.
×
Berita Terbaru Update