BERITANEWS44.COM,Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan aplikasi Jabar Merawat yang terintegrasi dengan platform Sapa Warga untuk mempermudah masyarakat
menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit. Melalui layanan tersebut, warga dapat melaporkan
hambatan hingga penolakan ketika hendak mendapatkan perawatan medis.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, aplikasi ini diluncurkan
sebagai respons terhadap masih adanya keluhan masyarakat mengenai pelayanan di rumah sakit yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Menurut Dedi, terdapat 86 rumah sakit yang menjadi mitra pemerintah daerah, baik di wilayah Jawa Barat maupun
Jakarta. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan sejumlah persoalan yang dihadapi pasien.
"Kami paham bahwa kerja sama Pemprov Jabar dan Pemkab dan Pemkot se-
Provinsi Jawa Barat dalam upaya melayani masyarakat di 86 rumah sakit di Provinsi Jawa Barat dan di Jakarta pasti dalam pelaksanaannya kami melihat masih ada keluhan, masih ada masalah-masalah
yang dihadapi," ujar Dedi melalui unggahan Instagram pribadinya.
Melalui Jabar Merawat, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan ketika mengalami kesulitan sebelum menjalani perawatan maupun saat sedang dirawat di rumah sakit.
Dedi menegaskan, aplikasi tersebut juga menjadi saluran pengaduan bagi warga yang mengalami penolakan dari rumah sakit mitra pemerintah daerah.
Pemprov Jabar berharap integrasi layanan ini dapat mempercepat penanganan keluhan sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan
kesehatan, termasuk warga Jawa Barat yang sedang berada di Jakarta.