BERITANEWS44.MY.ID,JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan kinerja positif.
Pada kuartal III 2026, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,47 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara besar seperti China, Korea Selatan, Jerman, dan Jepang.
Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga dalam konferensi pers pertumbuhan ekonomi triwulan III 2026 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Menurutnya, capaian
pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas sejumlah negara anggota G20.
Airlangga merinci, pertumbuhan ekonomi China tercatat sebesar 4,5 persen, Korea Selatan 3,4 persen, Jerman 1,2 persen, dan
Jepang 0,7 persen. Namun, India masih mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Indonesia, yakni sebesar 7,8 persen.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi nasional ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,04 persen dengan kontribusi mencapai 51,97 persen
terhadap produk domestik bruto (PDB). Sementara konsumsi pemerintah mengalami pertumbuhan sebesar 8,95 persen secara tahunan, meningkat
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Airlangga menilai capaian tersebut menunjukkan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berada pada jalur yang tepat. Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang perlu
diselesaikan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.